Apa itu Ekonomi Syariah ? - SCIED UIKA

Sabtu, 26 September 2020

Apa itu Ekonomi Syariah ?

     Uang, Koin, Investasi, Bisnis, Keuangan, Bank

Apa itu Ekonomi Syariah ?

Mungkin sebagian dari kita sudah mengenal apa itu ekonomi syariah tetapi  ada segelintir yang belum mengenal bahkan bertanya-tanya apa itu ekonomi syariah. Belum bayak masyarakat yang mengenal apa itu ekonomi syariah, kebanyakan dari mereka hanya mengenal sistem kapitalisme, karena negara kita pun masih menerapkan sistem perekonomian yang bersifat konvensional. Padahal mayoritas penduduk di Indonesia adalah muslim.
Mengapa??

karena pada dasarnya, setiap manusia menginginkan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat kelak. Baik itu dari segi materi, spiritual, individu maupun sosial. Namun, untuk meraih semua itu tidaklah mudah karena keterbatasan-keterbatasan dalam diri manusia itu sendiri.  
Ekonomi syariah merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah-masalah ekonomi manusia yang diatur berdasarkan aturan agama Islam dan di ilhami oleh nilai-nilai islam. Islam menganjurkan umat nya untuk melakukan kegiatan bisnis / berbisnis untuk memenuhi kebutuhan masing-masing. Bahkan Rasulullah SAW pula terlibat dalam kegiatan berbisnis  yakni berdagang dengan istrinya Khadijah RA.  


Sistem ekonomi syariah sangat berbeda dan bertolak belakang dengan sistem ekonomi kapitalis, Dalam sistem ekonomi sebenarnya motif ekonomi kapitalisme yakni untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya yang mana lebih mengedepankan materi, semua itu untuk kepentingan dirinya sendiri dengan memaksimalkan kekayaan dan konsumsinya lewat cara apapun. Sedangkan ekonomi syariah/Islam mempunyai tujuan untuk mencapai falah, yakni materi/ keuntungan yang banyak tidak menjadi milik perorangan saja akan tetapi menjadi milik bersama. Maksudnya karena di sebagian harta seseorang itu ada sebagian milik orang lain. 


Ekonomi Islam tidak lah materialistik, ia selalu memegang prinsip syariah yang selalu menekankan hambanya berbuat kebajikan terhadap semua orang. Kekayaan bukan dilihat dari materi akan tetapi dilihat dari hati, orang yang hidupnya diliputi dengan keberkahan pasti akan bahagia. Orang yang bersedekah saja akan Allah lipat gandakan keberkahannya sedangkan orang yang kikir itu akan jauh dari keberkahan karena sama saja riba yakno hanya memperkaya diri sendiri. 

Penulis : Dwi Jayanti Mandasari

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda