Perdagangan Digital Dunia Didukung Ekonomi Syariah - SCIED UIKA

Rabu, 04 Desember 2013

Perdagangan Digital Dunia Didukung Ekonomi Syariah

(MES) - Dalam salah satu agenda World Islamic Economic Forum (WIEF) 29-31 Oktober 2013 lalu adalah kerjasama antara Global Coalition for Efficient Logistics (GCEL) dan Islamic Center for Development of Trade (ICDT), salah satu anak perusahan OKI (Organisasi Kerjasama Islam).
Dihadiri oleh 17 pemimpin negara dari penjuru dunia dan Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Mohamed Najib, kerjasama ini menandakan langkah awal yang nyata dalam menguatkan hubungan antar negara-negara anggota OKI. Kerjasama perdagangan digital ini bertujuan untuk menyediakan sebuah teknologi abad 21 untuk meningkatkan efisiensi ekonomi.
Kerjasama ini melengkapi hubungan antara GCEL dan organisasi kenegaraan lainnya seperti Liga Arab,African Union dan ASEAN.
Dr. Surin Pitsuwan selaku Ketua Dewan Penasihat GCEL Asia, mantan Menteri Luar Negeri Thailand dan mantan Sekretaris Jenderal ASEAN menyaksikan penandatangan kerjasama ini.
“Platform perdagangan digital ini akan menjawab kebutuhan dunia dan tentu saja akan memiliki kontribusi terhadap pembangunan ekonomi, lapangan pekerjaan, kesejahteraan masyarakat, kemanan dan kedamaian. Jika platform perdagangan digital ini berhasil diterapkan, seluruh dunia akan mengalami penurunan biaya produksi sebesar 700 Miliar USD, peningkatan omset sebesar 1,2 Triliun USD, peningkatan produk jasa senilai 6 Triliun USD dan terciptanya 100 juta lapangan pekerjaan pada 2020.
Sebagai langkah untuk membangun platform perdagangan digital ini, GCEL telah melakukan penilaian efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 82% pelaku usaha perdagangan belum memiliki sistem dan sekitar 87% diantaranya sangat membutuhkan sistem perdagangan digital.
“Kami telah megambil langkah awal untuk mewujudkan ekonomi digital berskala global ini. Penilaian ini menunjukkan dimana posisi kita saat ini dan kemana kita harus melangkah. Dengan adanya efisiensi dalam perdagangan dan memenfaatkan teknologi melalui standar perdagangan yang baru,kita berharap bisa menciptakan dasar yang kuat untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. [Puri Hukmi]

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda